Rektor UMSi Prof. Dr. Umar Congge Respon Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah: Seruan Dialog dan Kedamaian Harus Jadi Prioritas
Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan pernyataan resmi terkait dinamika aksi massa yang terjadi di Jakarta baru-baru ini. Dalam pernyataannya, Muhammadiyah menekankan pentingnya menghindari segala bentuk kekerasan, mengedepankan dialog, menjaga persatuan bangsa, serta memperkuat komitmen terhadap kedamaian.
Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi), Prof. Dr. Umar Congge, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh atas sikap tegas Muhammadiyah yang konsisten menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.
“Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini adalah panggilan moral bagi seluruh masyarakat, termasuk civitas akademika, untuk mengedepankan jalan damai, musyawarah, dan persatuan. Kita semua harus menahan diri dari tindakan kekerasan dan bersama-sama menjaga stabilitas sosial demi keutuhan bangsa,” ungkap Prof. Umar Congge.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa kampus, khususnya UMSi, memiliki tanggung jawab dalam membentuk generasi muda yang kritis sekaligus berkarakter damai. “Mahasiswa adalah agen perubahan, mereka perlu dibimbing agar mampu menyampaikan aspirasi dengan cara yang etis, konstruktif, dan bermanfaat bagi bangsa. Dengan begitu, peran perguruan tinggi menjadi nyata dalam membangun ruang publik yang sehat dan demokratis,” jelasnya.
Rektor UMSi menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen kampus untuk terus mendukung gerakan Muhammadiyah dalam menebarkan dakwah amar ma’ruf nahi munkar yang selaras dengan semangat kebangsaan, persaudaraan, serta keadilan sosial.