Rektor UMSi Tekankan Penguatan Identitas Kampus Islami pada Baitul Arqam Struktural Middle Manager
SINJAI – Rektor Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi), Prof. Dr. Umar Congge, S.Sos., M.Si., menjadi narasumber dalam kegiatan Baitul Arqam Struktural Middle Manager yang berlangsung di Gedung UMSi Maraja Convention Center (UMCC), Ahad (26/7/2026). Dalam materinya, Rektor menegaskan pentingnya memperkuat identitas UMSi sebagai kampus Islami yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Di hadapan para peserta yang terdiri atas pejabat struktural lainnya, Prof. Umar Congge menyampaikan bahwa seluruh sivitas akademika memiliki tanggung jawab untuk menjadikan nilai-nilai Islam sebagai budaya yang hidup dalam setiap aktivitas di lingkungan kampus.
Menurutnya, kampus Islami tidak cukup diwujudkan melalui simbol dan atribut keislaman semata, tetapi harus tercermin dalam karakter, etika, tata kelola, serta pelayanan yang berorientasi pada nilai-nilai amanah, profesionalisme, kejujuran, disiplin, dan semangat melayani.
"Kampus Islami adalah kampus yang menghadirkan nilai-nilai Islam dalam seluruh proses pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga tata kelola kelembagaan. Seluruh unsur kampus harus menjadi teladan dalam akhlak, integritas, dan budaya kerja yang berkemajuan," tegasnya.
Rektor juga menekankan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah, UMSi memiliki keunggulan yang harus terus dijaga melalui penguatan ideologi Muhammadiyah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta komitmen untuk menghasilkan lulusan yang unggul secara intelektual, spiritual, dan sosial.
Dalam pemaparannya, Prof. Umar Congge menguraikan beberapa poin penting sebagai penguatan karakter kampus Islami, di antaranya:
1. Menjadikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai ruh dalam seluruh kebijakan dan aktivitas kampus.
2. Membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, amanah, dan berintegritas.
3. Mengembangkan lingkungan akademik yang religius, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan.
4. Menguatkan sinergi seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan visi UMSi sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang unggul dan berdampak bagi masyarakat.
5. Menanamkan nilai keteladanan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan pimpinan sebagai contoh bagi mahasiswa.
Ia juga mengajak seluruh pejabat struktural untuk menjadi motor penggerak dalam membangun budaya organisasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan, sehingga setiap kebijakan dan pelayanan yang diberikan mampu mencerminkan identitas UMSi sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah.
Kegiatan Baitul Arqam Struktural Middle Manager ini menjadi bagian dari pembinaan ideologi dan kepemimpinan bagi pimpinan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sinjai. Melalui kegiatan tersebut diharapkan lahir pemimpin-pemimpin yang memiliki kapasitas manajerial, integritas, serta komitmen kuat dalam mengimplementasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan demi mewujudkan UMSi sebagai kampus Islami yang unggul, berkemajuan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.