Baitul Arqam Struktural Middle Manager UMSi Sukses Digelar, Perkuat Ideologi dan Kepemimpinan Islam Berkemajuan
SINJAI – Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) sukses menyelenggarakan Baitul Arqam Struktural Middle Manager (BASMM) selama tiga hari, 24–26 Juli 2026, di Gedung Universitas Muhammadiyah Convention Center (UMCC). Mengusung tema "Meneguhkan Ideologi dan Kepemimpinan Islam Berkemajuan", kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat ideologi Muhammadiyah sekaligus meningkatkan kapasitas kepemimpinan para pejabat struktural di lingkungan UMSi.
Pelaksanaan BASMM berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan secara aktif, mulai dari pembukaan, pre-test, penyampaian materi, diskusi kelompok, praktik ibadah, outbound, hingga penutupan. Antusiasme peserta yang tinggi mencerminkan komitmen kuat untuk memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) sebagai landasan dalam menjalankan amanah kepemimpinan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA).
Kepala Lembaga Pengkajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LP-AIK) UMSi, Fajaruddin, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan BASMM merupakan wujud nyata komitmen Universitas Muhammadiyah Sinjai dalam membangun sistem pengkaderan yang berkelanjutan bagi para pimpinan universitas.
"Baitul Arqam merupakan salah satu program pengkaderan yang sangat penting di lingkungan Muhammadiyah. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan ideologi melalui forum diskusi yang membahas nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, sekaligus memperkuat tata kelola Amal Usaha Muhammadiyah berdasarkan perspektif Islam Berkemajuan," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa peserta tidak hanya memperoleh penguatan ideologi Muhammadiyah, tetapi juga dibekali wawasan mengenai kepemimpinan, manajemen organisasi, tata kelola Amal Usaha Muhammadiyah, serta strategi pengembangan institusi yang berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan. Bekal tersebut diharapkan mampu diimplementasikan dalam tata kelola universitas yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kemajuan.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi dari para narasumber yang berasal dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sinjai, tim instruktur BASMM, serta pimpinan Universitas Muhammadiyah Sinjai. Berbagai materi strategis disampaikan, di antaranya Hakikat Islam dan Peran Tauhid dalam Kehidupan, Manhaj Tarjih Muhammadiyah, Manajemen Organisasi dan Akhlak Bermuhammadiyah, Peta Ideologi Gerakan Islam di Indonesia, Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM), Risalah Islam Berkemajuan, Revitalisasi Kader Muhammadiyah, hingga penguatan sinergi UMSi dengan Cabang dan Ranting Muhammadiyah serta 'Aisyiyah.
Selain memperkuat aspek intelektual dan ideologis, BASMM juga menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan membangun kolaborasi antarpimpinan di lingkungan UMSi. Melalui dinamika diskusi, refleksi, serta kegiatan kebersamaan, peserta didorong untuk semakin memahami pentingnya kepemimpinan yang amanah, kolektif, dan berorientasi pada kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah.
Keberhasilan penyelenggaraan BASMM menjadi langkah nyata UMSi dalam menyiapkan pimpinan yang memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai Persyarikatan Muhammadiyah, mampu menjalankan kepemimpinan yang visioner, adaptif, dan berintegritas, serta siap mengakselerasi pencapaian visi Universitas Muhammadiyah Sinjai sebagai perguruan tinggi yang unggul, Islami, dan berkemajuan.
Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Sinjai kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kaderisasi pimpinan sebagai fondasi dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, berkualitas, dan berdampak bagi masyarakat. BASMM tidak hanya menjadi agenda pengkaderan rutin, tetapi juga investasi strategis dalam melahirkan pemimpin-pemimpin Muhammadiyah yang berkarakter, berintegritas, serta mampu membawa UMSi terus berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan tinggi yang berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan.