VISI PRODI ILMU PMERINTAHAN

Menjadi PROGRAM STUDI ILMU PEMERINTAHAN UNGGUL DALM KAJIAN ECO GOVERNANCE  yang  berorientasi ETNO INTERPRENEURSHIP berbasis  teknologi digital   berdasarkan nilai-Nilai Islami pada tahun 2025

TERJEMAHAN VISI

  1. ECO GOVERNANCE : Tata kelola Lingkungan yang berorientasi pada kajian ekologi politik dan kebijakan lingkungan yang menganjurkan pembangunan berkelanjutan
  2. ETNO INTERPRENEURSHIP : Lulusan yang unggul dan memiliki jiwa kewirausahaan
  3. TEKNOLOGI DIGITAL : Kemampuan organisasi dalam mewujudkan catur dharma melalui  teknologi digital
  4. ISLAMI           : Memiliki integritas, menjungjung tinggi nilai-nilai keislaman berupa kedisplinan, ihlas dan berkemajuan dalam setiap perilaku dan peduli terhadap kemaslahatan ummat

MISI PRODI ILMU PEMERINTAHAN

  1. Menyelenggarakan Kegiatan Pendidikan Yang Mendorong Pengembangan Teknologi Digital dalam Kajian Eco Governance dan Etno Enterpreniurship.
  2. Menyelenggarakan Kegiatan Penelitian Yang Berbasis Teknologi Dalam Rangka Pengembangan Eco Governance Dan Etno Enterpreniurship.
  3. Menyelenggarakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Yang Berbasis Teknologi Dalam Rangka Pengembangan Eco Governance dan Etno Enterpreniurship.
  4. Menyelenggarakan Kegiatan Al-Islam Kemuhammadiyahan Yang Berbasis Teknologi Dalam Rangka Menciptakan Iklim kampus yang islami.
  5. menyelenggarakan kerjasama untuk membangun jaringan kelembangan yang berwawasan keilmuan dan keahlian yang berbasis teknologi digital baik regional, nasional dan internasional.
  6. Mewujudkan ke ungulan lulusan Ilmu Pemerintahan sesuai cita-cita Muhammadiyah dan berjiwa enterpreneureship baik nasional maupun internasional.

TUJUAN PRODI ILMU PEMERINTAHAN

  1. Menghasilkan lulusan yang memiliki akhlaq terpuji, menguasai ilmu pengetahuan dan  teknologi sesuai dengan bidang kajian yang ditekuninya sebagai sumbangsi bagi pengembangan dunia kerja dan masyarakat baik pada tingkat regional, nasional maupun internasional
  2. Menghasilkan karya riset yang berkualitas dan bermanfaat secara akademis maupun praktis bagi masyarakat, bangsa dan Negara
  3. Terbentuknya kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas lembaga dan akseptabilitas lulusan.
  4. Mewujudkan berkembangnya potensi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, cerdas, berilmu, cakap, kreatif dan mandiri sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya
  5. Terwujudnya kemampuan penciptaan, pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan di bidang pemerintahan, teknologi dan enterpreneurship yang memberi kemaslahatan bagi masyarakat, bangsa, Negara dan agama.

KOMPETENSI PRODI ILMU PEMERINTAHAN

  1. Pelaku Politik dan Pemerintahan: Mahasiswa dibekali dengan kualitas teori dan praktik pada bidang politik dan pemerintahan, sehingga lulusan mampu bekerja sebagai aktor politik, baik pengurus partai dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat baik pada level lokal hingga nasional. Sebagi birokrat Pemerintahan mulai dari level pemerintahan Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi Hingga Negara. Seperti, Andi Nasrun, S. Ip, (Camat Sinjai Barat), Kurniati, S. Ip (Lurah Samataring Kecamatan Sinjai Timur), Iwan Setiawan, S.Ip, (ASN Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai), A. Syarifuddin, S.Ip, (Sekretaris Desa Mattoanging, Kacamatan Kahu, Kabupaten Bone), Andi Muhtar (Ketua BPD Desa Raja Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone), dan lainnya
  2. Dosen (Akademisi) dan Peneliti: Mahasiswa dibekali dengan kualitas kedalaman Ilmu Sosial dan Humaniora sehingga kecakapan lulusan tidak tidak hanya sebagi aktor politik maupun birokrat namun mampu berprofesi dengai tenaga kependidikan seperti Dosen Akademisi dan Peneliti. Seperti Mochamat Nurdin. S.Ip., M.A, Muhammad Lutfi, S.Ip., M.A, Jusniaty, S.Ip., M. SI, Supratman Tahir, S.Ip., M. SI, Adi Nawir, S.Ip., M. SI dan Sumardi. S.Ip., M.I.P
  3. Penggerak Swadaya Masyarakat: Mahasiswa dibekali dengan teori dan praktik sosial, ekologi mapun pengembangan sistem serta advokasi sehingga lulusan mampu berprofesi di lembanga/ organisasi swadaya masyarakat/ Organisasi Non Pemerintah (ORNOP) seperti, Organisasi Donor atau ORNOP yang memberikan dukungan biaya bagi kegiatan ORNOP lain, Organisasi Mitra Pemerintah atau ORNOP yang melakukan kegiatan dengan bermitra dengan pemerintah dalam menjalankan kegiatanya. Organisasi Profesional, adalah ORNOP yang melakukan kegiatan berdasarkan kemampuan profesional tertentu seperti ORNOP pendidikan, bantuan hukum, jurnalisme, kesehatan, pengembangan ekonomi dan lainnya. Organisasi Oposisi atau ORNOP yang melakukan kegiatan dengan memilih untuk menjadi penyeimbang dari kebijakan pemerintah. Ornop ini bertindak melakukan kritik konstruktif dan pengawasan terhadap kebijakan dan keberlangsungan kegiatan pemerintah. Seperti Ahmad Tang, Abd. Rahman di (Komite Pemantau Legislatif/KOPEL, Muhammad Sabir, S.I.P, Kasful Anwari dan lainnya di Pemuda Pancasila, KATIK, KNPI dan lainnya.
  4. Wirausaha (Enterpreneur): Mahasiswa dibekali dengan ilmu dan wawasan wirausaha, pengembangan ekonomi, sosial dan budaya, inovasi dan kreativitas, sehingga lulusan tidak hanya sebagai konsumen namun mampu menjadi produsen, tidak hanya menjadi karyawan namun mampu membuka lapangan kerja, menjadi pebisnis-pengusaha. Seperti Fadli Mushar, S.I.P bendiri sekaligus owner Kedai Ruang Inspirasi Sinjai, Syakir pendiri sekaligus owner Kedai Malempu Sinjai dan lainnya.
  5. Jurnalis: Lulusan ilmu pemerintahan tidak hanya cakap dalam teori dan praktik politik, birokrat, ORNOP, dan Pengusaha, namun jauh dari itu mahasiswa Ilmu Pemerintahan FISIP UMSi pun dibekali dengan ilmu dan wawasan jurnalisme, sehingga para lulusannya mampu berprofesi sebagai sebagi jurnalis/wartawan, bahkan mendirikan lembaga media. Buktinya antara lain Muh. Izhar, S.I.P lulusan Ilmu Pemerintahan FISIP UMSi ini adalah pendiri Media https://suarajelata.com/. Fitriani, S.I.P dan Awaluddin Jurnalis https://sinjai.info/, kemudian Jumardi, S.I.P jurnalis https://poskota.co/ dan lainnya.