Yudisium FISIPHUM UMSi, Dekan Tekankan Pentingnya Terus Belajar dan Memberi Manfaat
SINJAI — Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Humaniora (FISIPHUM) Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) menggelar Yudisium gelombang II bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, Bisnis Digital, serta Perpustakaan dan Sains Informasi, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan berlangsung di Kampus Universitas Muhammadiyah Sinjai.
Yudisium menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan rangkaian pendidikan akademiknya sebelum melangkah ke tahap berikutnya. Kegiatan tersebut turut dihadiri para Ketua Program Studi di lingkungan FISIPHUM UMSi.
Dalam amanahnya, Dekan FISIPHUM UMSi, Dr. Muhammad Lutfi, S.IP., M.A., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh mahasiswa yang telah meraih gelar sarjana. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Universitas Muhammadiyah Sinjai, khususnya di lingkungan FISIPHUM.
“Selamat dan sukses atas gelar yang telah diraih. Terima kasih kepada orang tua yang telah menitipkan anak-anaknya untuk kuliah di Universitas Muhammadiyah Sinjai, khususnya di lingkungan FISIPHUM. Kami juga memohon maaf apabila selama proses pendidikan terdapat kekurangan maupun kesalahan dari kami, segenap civitas akademika FISIPHUM,” ujar Dr. Muhammad Lutfi.
Ia menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan. Sebaliknya, momentum tersebut menjadi awal bagi para sarjana untuk terus mengembangkan kapasitas, memperluas wawasan, dan menghadapi tantangan di tengah persaingan yang semakin ketat.
“Yudisium ini bukan akhir. Jangan berhenti belajar. Jadilah sarjana yang terus belajar, karena persaingan ke depan sangat ketat,” pesannya.
Menurutnya, gelar akademik yang diperoleh bukan sekadar pencapaian formal, tetapi juga membawa tanggung jawab moral bagi setiap lulusan. Ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Gelar ini tentu saja akan kita pertanggungjawabkan nantinya di akhirat kelak, utamanya dari aspek kebermanfaatan bagi khalayak ramai,” lanjutnya.
Dr. Muhammad Lutfi berharap para lulusan FISIPHUM UMSi mampu membawa nilai-nilai keilmuan, integritas, dan semangat pengabdian dalam setiap langkah setelah menyelesaikan pendidikan. Ia juga mendorong para lulusan untuk terus belajar dan tidak berhenti mengembangkan diri, baik melalui pendidikan lanjutan maupun pengalaman di tengah masyarakat.
Yudisium tersebut menjadi salah satu tahapan penting bagi mahasiswa FISIPHUM UMSi untuk memasuki fase baru sebagai sarjana. Dengan bekal akademik dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di bangku kuliah, para lulusan diharapkan mampu hadir sebagai insan yang profesional, berintegritas, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan persyarikatan.