Dialog Publik HIMILP FISIPHUM UMSi Kupas Peran Koperasi Merah Putih dalam Mengatasi Ketimpangan Ekonomi
Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Sinjai (HIMILP FISIPHUM UMSi) menggelar kegiatan Dialog Publik dengan tema “Menelisik Koperasi Merah Putih: Mampukah Menjadi Solusi Ketimpangan Ekonomi di Indonesia”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 28 Januari 2026, bertempat di Perpustakaan Daerah Kabupaten Sinjai.
Dialog publik ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidang pemerintahan, koperasi, dan akademisi, yakni Dr. Hermansyah, S.Sos., M.I.Kom (Dosen Universitas Muhammadiyah Sinjai), Ir. H. Muh. Ramlan Hamid, M.Si (Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai), serta Muh. Sabir Syuri, S.Sos., M.Si (Ketua Koperasi Merah Putih Balangnipa).
Kegiatan ini bertujuan membuka ruang diskusi publik terkait eksistensi dan peran Koperasi Merah Putih dalam upaya mengurangi ketimpangan ekonomi di Indonesia, khususnya di tingkat daerah. Para narasumber memaparkan pandangan serta pengalaman mengenai pengelolaan koperasi, tantangan yang dihadapi, hingga peluang koperasi sebagai pilar penguatan ekonomi kerakyatan.
Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab dan diskusi yang berlangsung dinamis. Mahasiswa, akademisi, serta masyarakat umum turut menyampaikan pandangan kritis dan masukan konstruktif terhadap pengembangan koperasi ke depan.
Ketua BPH HIMILP FISIPHUM UMSi, Irvan Mutaqabbir, menyampaikan bahwa dialog publik ini merupakan bentuk komitmen HIMILP dalam menghadirkan ruang diskusi yang kritis dan solutif bagi mahasiswa serta masyarakat.
“Koperasi Merah Putih harus dipandang sebagai instrumen strategis ekonomi kerakyatan. Melalui dialog publik ini, kami berharap lahir kesadaran kolektif, khususnya generasi muda, untuk terlibat aktif dalam penguatan koperasi sebagai solusi atas ketimpangan ekonomi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, HIMILP FISIP UMSi di bawah kepemimpinan Irvan Mutaqabbir berharap dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya koperasi sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan keadilan dan pemerataan ekonomi di Indonesia.